
Memaknai Idul Adha ditengah Pandemi
- Isra Al-Mukhtar

- Jul 27, 2021
- 1 min read
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.
Idul Adha 1442 Hijriyah atau 2021 Masehi kembali berlangsung masih dalam situasi pandemi COVID-19 sehingga umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang pada 3-20 Juli 2021 kondisinya ditetapkan sebagai PPKM Darurat oleh pemerintah, merayakannya dalam situasi penuh keprihatinan bersama.
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengajak seluruh umat Islam memaknai perayaan Idul Adha sebagai momentum berbagi kebaikan ke sesama.
Keteladanan Nabi Ibrahim saat "mengorbankan" anaknya Ismail, menjelaskan kepada umat Islam tentang makna pengorbanan tersebut.
Karena itu, Idul Adha yang berada dalam situasi pandemi COVID-19 hendaknya dimaknai lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan kurban.
Namun, justru dapat memperbanyak amal ibadah dengan berbagi kebaikan dan membantu sesama melalui apa yang dimiliki, sehingga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pengorbanan terhadap sesama, karena pandemi COVID-19 telah berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat.
Konversi pemaknaan semacam ini diharapkan juga dapat memberikan perspektif kekinian terhadap Idul Adha 1442 dalam situasi pandemi saat ini yakni kurban bisa dilakukan dengan cara lain, yakni mengubah donasi hewan kurban untuk membantu sesama.





Comments