Tinjauan Islam Terhadap Eksistensi Seorang Wanita
- Isra Al-Mukhtar

- Apr 21, 2021
- 2 min read

Bismillahirohmanirohim...
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hari ini adalah hari yang spesial bagi para kaum Hawa di Indonesia. Pasalnya, hari ini dijadikan sebagai Hari Kartini di negeri kita. Kartini adalah salah satu tokoh Indonesia yang berjuang untuk menyetarakan persamaan gender (gender equality). Namun tahukah kalian di dalam Islam kita sudah memiliki sistem kesetaraan gender? Bahkan kaum wanita memiliki berbagai kelebihan dalam Islam daripada pria? Simak saja penjelasan berikut ini.
1. Hak untuk Memperoleh Mahar
Mahar adalah sebuah hak yang dimiliki istri atas suami mereka. Para ulama sepakat pemberian mahar oleh suami dalam akad pernikahan merupakan suatu hal yang diwajibkan. Hal ini dijelaskan di dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 4 yang berbunyi:
وَآتُواالنِّسَاءَصَدُقَاتِهِنَّنِحْلَةًۚفَإِنْطِبْنَلَكُمْعَنْشَيْءٍمِنْهُنَفْسًافَكُلُوهُهَنِيئًامَرِيئًا
“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.”
2. Kesetaraan Gender dalam Islam
Salah satu ayat di Al-Quran pernah menjelaskan tentang aturan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. Aturan ini menjelaskan bahwa seseorang harus diperlakukan sama walaupun memiliki suku, budaya, warna kulit, ataupun gender, sesuai dengan QS. Al-Hujurat: 13 yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَاالنَّاسُاِنَّاخَلَقْنٰكُمْمِّنْذَكَرٍوَّاُنْثٰىوَجَعَلْنٰكُمْشُعُوْبًاوَّقَبَاۤىِٕلَلِتَعَارَفُوْاۚاِنَّاَكْرَمَكُمْعِنْدَاللّٰهِاَتْقٰىكُمْۗاِنَّاللّٰهَعَلِيْمٌخَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha teliti.”
Jika kita melihat artinya di atas, agama Islam tidak pernah membeda-bedakan antara gender manusia. “...Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa...” Potongan ayat ini mematahkan pendapat yang menyatakan ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan karena di sini Allah swt. hanya melihat seseorang bukan dari gender, ras, ataupun perbedaan lainnya, melainkan dari seberapa besarkah takwa kita kepada-Nya. Ayat ini juga menjadi landasan bahwasanya Al-Quran diturunkan adalah untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk diskriminasi dan penindasan, termasuk diskriminasi gender, warna kulit, etnis, dan perbedaan-perbedaan lainnya.
3. Perintah untuk Memperlakukan Wanita dengan Baik
Al-Hakim meriwayatkan dari Samurah Radhiyallahua anhu secara marfuk’:
خُلِقَتِالْمَرْأَةُمِـنْضِلَعٍ،فَإِنْتُقِمْهَاتُكْسِرْهَـافَدَارِهَا،تَعِشْبِهَا
“Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk; jika kamu meluruskannya, maka kamu mematahkannya. Jadi, berlemah lembutlah terhadapnya, maka kamu akan dapat hidup bersamanya.”
Al-Hafizh berkata dalam Al-Fat-h: “Hadits ini berisi anjuran agar berlemah lembut untuk melunakkan hati wanita. Hadits ini pun berisi cara memimpin wanita, yaitu dengan cara memaafkan mereka dan bersabar terhadap kebengkokan mereka. Dan siapa yang ingin meluruskan mereka, berarti mengambil manfaat (adanya) mereka. Seolah-olah beliau mengatakan: ‘Mengambil manfaat mereka tidak akan tercapai kecuali dengan bersabar terhadapnya.’”
Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan. Sekarang kita sudah tahu beberapa kelebihan yang dimiliki oleh perempuan terhadap laki-laki walaupun masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Wallâhu a’alam bish-shawâb. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





Comments